Secara umum sebagian besar data
warehouse dikembangkan dengan teknologi lama, yaitu bentuk direct data access.
Dewasa ini data warehouse sudah menggunakan arsitektur Service Oriented
Architecture(SOA) yang menyediakan akses data melalui middleware (akses tidak
langsung). Penelitian ini bertujuan tidak hanya mengoptimalkan SOA dalam data
warehouse, tapi juga mengintegrasikan kebutuhan sistem informasi eksekutif
dalam strukturdata warehouse. Metode pengembangan data warehouseini akan
menggunakan pendekatan Business Life Cycle.
Rabu, 15 Oktober 2014
Jumat, 25 Juli 2014
Prinsip – Prinsip Moral Untuk Membangun Pribadi Kuat
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Secara kebahasaan perkataan moral berasal dari ungkapan
bahasa latin mores yang
merupakan bentuk jamak dari perkataan mos yang
berarti kebiasaan. Dalam kamus Umum bahasa Indonesia dikatakan bahwa moral
adalah penetuan baik buruk terhadap perbuatan dan kelakuan. Istilah moral
biasanya dipergunakan untuk menentukan batas-batas suatu perbuatan, kelakuan,
sifat dan perangkai dinyatakan benar, salah, baik, buruk, layak atau tidak
layak, patut maupun tidak patut. Moral dalam istilah dipahami juga sebagai (1)
prinsip hidup yang berkenaan dengan benar dan salah, baik dan buruk. (2)
kemampuan untuk memahami perbedaan benar dan salah. (3) ajaran atau gambaran
tentang tingkah laku yang baik.
Cara Menghayati Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Berbangsa dan Bernegara
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Sriwijaya dan
Majapahit dimana nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila sudah diterapkan
dalam kehidupan kemasyarakatan maupun kenegaraan meskipun sila-silanya belum
dirumuskan secara konkrit. Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman
Majapahit sebagaimana tertulis dalam buku Negara Kertagama karangan Mpu
Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular. Dalam buku Sutasoma karangan
Mpu Tantular, istilah Pancasila mempunyai arti berbatu sendi yang lima,
pelaksanaan kesusilaan yang lima. Istilah Pancasila sendiri berasal dari bahasa
Sansekerta yaitu Panca berarti lima dan Sila berarti dasar atau asas. Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia.
Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti
lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila
merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh
rakyat Indonesia.
Senin, 12 Mei 2014
Membentuk Manusia Budaya
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada zaman era
globalisasi ini banyak sekali terjadinya perkembangan dalam suatu kehidupan
manusia pada sehari-harinya, termasuk dalam hal kebudayaan manusia. Manusia
tidak akan terlepas dari budaya pada setiap harinya yang mereka lakukan untuk
menyempurnakan suatu kebutuhan hidupnya dengan berbagai cara yang berbeda-beda.
Senin, 07 April 2014
Kontribusi Budaya Lokal Pada Seni Budaya Indonesia
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Seni
budaya merupakan suatu keahlian mengekspresikan ide-ide dan pemikiran estetika,
termasuk mewujudkan kemampuan serta imajinasi pandangan akan benda, suasana,
atau karya yang mampu menimbulkan rasa indah sehingga menciptakan peradaban
yang lebih maju. Seni Budaya
pada dasarnya adalah alat ekspresi. Seiring perkembangnya zaman karena para
pencinta seni budaya lokal semakin memiliki ekspresi yang berbeda dalalm menyikapi
kehidupan. Oleh karena itu, seni budaya sudah dikenal sejak dini saat di bangku
sekolah dasar. Bahkan, ada orang tua yang memasukkan anaknya kedalam sanggar,
mau itu sanggar tari tradisional maupun sanggar musik tradisional, yang tidak
lain bertujuan untuk melestarikan kebudayaan daerahnya sendiri.
Peran Agama Dalam Pengembangan Budaya Lokal
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring
perkembangan zaman agama dengan ajaran-ajarannya, terutama agama besar didunia,
pada dasarnya bersifat mendunia. Ajaran agama yang bersifat mendunia atau dapat
dianut oleh siapa saja memungkinkan agama-agama tersebut mudah masuk dan
diterima oleh masyarakat dunia, yang memiliki tempat berdeda maupun sama.
Terjadinya keanekaragaman agama dalam berbagai kelompok masyarakat yang
bersifat universal dan bertemu dengan kebudayaan lokal di dalam masyarakat melahirkan
keanekaragaman budaya baru di kalangan para penganutnya.
Pengembangan Budaya Lokal Di Perguruan Tinggi
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keberagaman
dalam budaya Indonesia tercermin pada bagian budaya-budaya lokal yang
berkembang di masyarakat.. Perkembangan budaya lokal di setiap daerah tentu
memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan semangat nasionalisme, karena
kesenian budaya lokal tersebut mengandung nilai-nilai sosial masyarakat. Namun
dalam derasnya arus globalisasi, budaya lokal pada sisi lain mengalami kemajuan
yang sangat pesat, tetapi di sisi lain juga mengakibatkan kerusakan dan
pengkikisan budaya lokal yang luar biasa. Akhir-akhir ini banyak kalangan yang
merasa khawatir akan nasib seni budaya tradisional yang semakin punah dan
ditinggalkan oleh generasi muda. Perguruan tinggi dianggap memiliki faktor
penting bagi berkembangnya budaya lokal di Indonesia baik disekitar lingkungan
perguruan tinggi maupun dilingkungan masyarakat. Karena di perguruan tinggi
diajarkan bagaimana berfikiran kreatif dan baru untuk membuat suatu perubahan
budaya lokal agar tidak terlihat kuno dan terlihat cocok digunakkan oleh para
kaum remaja tanpa merubah ciri khas kebudayaan lokal itu sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)